Natali Ardianto: Co-founder & Direktur Utama Lifepack.id

Natali Ardianto: Co-founder & Direktur Utama Lifepack.id
Magani unites tradition with the new; reimagining the traditional batik shirt for the needs of our contemporary society. We combine Indonesia’s rich cultural heritage with the latest innovation in performance wear material to build the ultimate durable and comfortable shirt for the modern Indonesian man who is constantly on the move. 
As we celebrate Indonesia’s heritage, we also celebrate the individuals who are unintimidated by the sweat and hard work required to defy challenges, push boundaries, and move Indonesia forward.
Meet the #MaganiMen who have inspired us that with grit and endurance, there are no limits to what you can achieve. #NOSWEATNOLIMIT
---

 #MaganiMen Natali Ardianto, seorang Tech Enthusiast dan Serial Entrepreneur dengan semangat besar menciptakan solusi inovatif serta komitmen yang kokoh untuk membuat dampak signifikan dalam industri teknologi dan startup Indonesia. Simak perjalanan beliau.

 

---

Natali Ardianto memakai Dragon Prosperity

Mengenal Natali Ardianto

Saya Natali Ardianto, seorang penggiat teknologi dan serial entrepreneur yang kini menjabat sebagai Co-Founder & Direktur Utama dari Lifepack.id. Hingga kini, saya memiliki keterlibatan dalam beberapa perusahaan sukses, di mana 2 diantaranya telah diakuisisi seperti Tiket.Com dan urbanesia.com. Kilas balik, saya sudah tertarik dengan dunia teknologi dan informasi sejak masih kecil. Ingatan pertama saya tentang teknologi ialah saat berinteraksi dengan komputer pertama saya, Apple Lisa yang ada di lab sekolah saya ketika itu. Rasa ingin tahu saya terhadap cara membuat kode mendorong saya untuk mempelajari bahasa pemrograman hingga kemudian membawa saya bergabung dalam Tim Olimpiade Komputer Indonesia.

Selaras dengan minat tersebut, saya melanjutkan pendidikan di Universitas Indonesia jurusan Ilmu Komputer. Berbekal semangat dan keingintahuan, saya seringkali terlibat dalam berbagai proyek teknologi baik di dalam maupun di luar negeri selama masa kuliah. Semua pengalaman ini memperkuat minat dan terus memotivasi saya untuk terus belajar dan berkembang dalam dunia teknologi.

 

Sekilas Mengenai Lifepack.id

Lifepack.id adalah sebuah apotek modern yang yang menawarkan layanan langganan obat dengan tujuan memudahkan pasien penderita penyakit kronis, seperti penyakit jantung, hipertensi, dan sejenisnya, dalam mengakses obat-obatan secara lebih efisien serta hemat biaya. Bisnis yang beroperasi pada Juni 2019 ini memiliki keunikan yang terletak pada pendekatan inovatif dalam mengatasi masalah aksesibilitas resep-obat bagi pasien penyakit kronis, terutama mereka yang mayoritas berusia lanjut. Lifepack.id juga menjalin kerja sama dengan dokter-dokter di mana pasien dapat lebih mudah untuk memperoleh konsultasi dengan dokter mereka, serta mendapatkan pengingat atau bantuan dalam pemantauan kesehatan mereka secara berkala. Dengan visi untuk menyederhanakan proses pengadaan obat dan meningkatkan aksesibilitasnya, Lifepack.id diharapkan dapat menjadi solusi yang inovatif dan efisien dalam memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat. Saya kira produk/jasa dalam industri teknologi itu ialah tentang SOLUSI, bukan semata-mata tentang kebaruan.

 

Natali Ardianto memakai Navy Megamendung

Membentuk #StartUpLokal

#StartUpLokal didirikan pada tahun 2010 oleh saya dan teman-teman, pada saat istilah "Startup" belum begitu populer seperti sekarang. Komunitas ini pertama kali dimulai melalui Twitter. Kami sangat terkejut melihat antusiasme yang besar dari teman-teman Start Up Enthusiast, dan ketika kami mengadakan pertemuan pertama, ada 33 orang yang hadir. Selama pertemuan, semua saling berkenalan dan berbagi gagasan hingga sebesar sekarang. Awalnya, kami mengadakan seminar, tetapi dalam 4 tahun terakhir, kami beralih ke format workshop. Kami memandang #StartUpLokal sebagai platform channeling dan rumah bagi para Start Up Enthusiast di luar sana, di mana mereka dapat mengoptimalkan potensi mereka dan berbagi pengetahuan serta pengalaman.

 

Unlearn & Relearn 

Menjadi seorang pemimpin, saya menyadari bahwa kemampuan yang dibutuhkan bukan lagi hanya tentang hard-skill, tetapi lebih banyak tentang soft-skill dan kapabilitas seseorang untuk melihat lebih jauh ke depan. Salah satu pelajaran penting yang saya peroleh dari pengalaman saya adalah, jangan terjebak dalam rutinitas yang monoton. Seseorang yang terlalu terbiasa dengan rutinitas cenderung menggunakan pendekatan yang sama, tanpa mempertimbangkan alternatif yang mungkin lebih efektif. Oleh karena itu, saya selalu menerapkan konsep unlearn & relearn kepada diri saya dan tim saya.

Unlearn adalah proses di mana saya harus bersedia melepaskan pengetahuan dan praktik lama yang sudah saya pelajari, serta meninggalkan ego untuk menerima hal-hal baru. Hal ini memungkinkan saya untuk terbuka terhadap pemikiran dan pendekatan baru yang mungkin lebih sesuai dengan perkembangan terkini. Kemudian, saya mengaplikasikan relearn, yaitu meng-upgrade dan memperbarui pengetahuan serta keterampilan yang dimiliki agar lebih relevan dengan tuntutan dan perkembangan industri yang dinamis. Industri yang saya jalani memang sangat dinamis, sehingga pola pikir yang fleksibel dan kemampuan untuk terus berkembang sangatlah penting. Dengan menerapkan konsep unlearn & relearn, saya dan tim saya dapat terus beradaptasi dengan perubahan dan memastikan bahwa kami tetap relevan dan efektif dalam menghadapi tantangan yang ada.

 

Aspek Fundamental dari Seorang Pemimpin

Seorang pemimpin yang baik ialah pemimpin yang memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil sehingga dapat dicapai oleh tim nya. Saya juga sangat percaya pada peran keberuntungan dalam kesuksesan sebuah perusahaan. Namun keberuntungan tetaplah hasil dari frekuensi, konsistensi, dan persistensi. Seseorang tidak beruntung karena ia menyerah sebelum mendapatkan keberuntungannya.

 

Kesempatan Berbeda

Dalam perjalanan karir saya sebagai ahli data science, saya telah mengumpulkan 11 tahun pengalaman sebagai CTO di Urbanesia.com, golfnesia.com, tiket.com, dan pluang.id. Oleh karena itu, peluang untuk menjadi CEO di Lifepack.id tidak hanya merupakan sebuah pengalaman baru, tetapi juga sebuah kesempatan berharga bagi saya, mengingat peran saya sebelumnya yang lebih banyak terfokus sebagai seorang CTO. Sebagai seorang pemimpin, saya menyadari bahwa pola kerja dalam mengelola perusahaan seringkali serupa, tidak peduli dengan jenis bisnisnya. Ini melibatkan upaya yang konsisten dalam memahami pasar, meningkatkan produk dan layanan, serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Dengan konsistensi dan persistensi, saya yakin bahwa setiap bisnis memiliki potensi untuk meraih kesuksesan.

 

Arti Kesuksesan Bagi Saya

Ketika saya berhasil exit dari Tiket.com dan memutuskan untuk pensiun, saya awalnya menganggap itu sebagai kesuksesan. Selama setahun penuh menjelajahi empat benua, saya merasa telah mencapai sesuatu yang besar. Namun, setelah pulang, saya merasa hampa. Saya menyadari bahwa apa yang saya anggap sebagai kesuksesan tidak sepenuhnya memuaskan hati dan jiwa saya. Kemudian saya menyadari bahwa definisi sejati dari kesuksesan bagi saya adalah ketika saya merasa bahagia dengan apa yang telah saya capai. Kebahagiaan sejati datang ketika saya berhasil memberikan dampak positif bagi kehidupan orang banyak. Ketika saya dapat melakukan hal-hal yang benar-benar mengubah hidup orang lain menjadi lebih baik, hidup saya terasa lebih berarti. 

Salah satu momen paling berharga yang saya anggap sebagai kesuksesan adalah ketika murid saya, yang baru berusia 27 tahun, berhasil mencapai posisi direktur dengan omset yang jauh diatas saya. Bagi saya, ini adalah bukti nyata bahwa upaya saya dalam membimbing dan mendukung orang lain telah memberikan hasil yang luar biasa. Saat ini, memiliki 300 karyawan yang saya bisa fasilitasi dan membantu meningkatkan kualitas hidup mereka adalah bukti nyata kesuksesan bagi saya. Melihat mereka berkembang dan mencapai potensi mereka adalah salah satu hal yang paling memuaskan dalam hidup saya.

Sukses = Bahagia = Berdampak Positif Bagi Orang Banyak

Tantangan Terberat 

Salah satu tantangan terberat yang pernah saya hadapi adalah ketika salah satu startup saya waktu itu hampir gulung tikar, tepatnya di saat uang perusahaan saya tinggal hanya 2 minggu lagi. Saat itu, beberapa co-founder keluar dan menjual saham, namun saya memiliki keyakinan bahwa perusahaan ini akan menjadi besar. Waktu itu merupakan momen yang sangat sulit bagi saya dan keluarga. Istri saya khawatir dan berusaha mencari pekerjaan untuk saya. Sebagai pemilik perusahaan, saya merasa bahwa jika perusahaan ini mati, saya harus menjadi orang terakhir yang meninggalkan kapal ini. Saat menghadapi krisis tersebut, saya fokus untuk mengambil kendali atas hal-hal yang masih bisa kita kontrol. Yang paling penting, saya harus dapat mempertimbangkan setiap keputusan dengan kepala dingin dan pikiran yang jernih. Untungnya keputusan saya tepat, karena 5 tahun kemudian, perusahaan tersebut berhasil diakuisisi dengan value yang bagus.

 

Hal Unik yang Tidak Diketahui Orang Banyak

Saya merasa saya itu orang yang kepo alias mempunyai keingintahuan yang besar terhadap apapun. Saya senang mempelajari hal baru, meskipun tidak memiliki hubungan langsung dengan apa yang sedang saya kerjakan. Selain itu saya senang upgrade ilmu komputer saya dan generative AI di device pribadi saya.

Hal Yang Ingin Diubah Jika Bisa Memutar Waktu

Jika saya bisa memutar waktu, saya akan memilih untuk memulai belajar soft skill lebih awal mengingat selama kuliah, fokus saya hanya pada pengembangan keterampilan teknis. Saya merasa penting untuk mengasah kemampuan komunikasi saya lebih awal. Selebihnya, hal lain dalam hidup biarkanlah terjadi sebagaimana mestinya, karena saya percaya bahwa life is a journey.

 

Mencapai Work-Life Balance

Seperti yang kita pahami, untuk mencapai tujuan maka kita harus bersedia mengorbankan sesuatu. Di masa lalu, saya sering kali mengorbankan waktu tidur saya. Namun, sekarang saya telah mulai memperbaiki pola tidur saya karena saya telah menemukan efisiensi waktu yang lebih baik. Saya bersama keluarga dari jam pulang kantor sampe jam 10 malam, setelah itu saya isi dengan belajar atau membaca. Saat ini, saya bahkan menghitung setiap menit tidur saya, karena saya menyadari bahwa waktu adalah aset berharga yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Saya percaya bahwa perbedaan posisi seseorang dalam hidup terkadang terletak pada bagaimana mereka memanfaatkan waktu yang dimiliki. Kita memiliki 24 jam yang sama tapi mengapa posisi seseorang bisa berbeda? Karena ada orang yang memanfaatkan waktu nya dengan baik.

 

Magani Menurut Saya

Menurut saya, Magani memiliki inovasi yang brilian. Produk ini tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga memberikan solusi bagi banyak orang. Inti dari berbusana adalah untuk merasa nyaman dan percaya diri, dan Magani memberikan alternatif yang memungkinkan kita untuk tetap terlihat elegan dan formal tanpa harus mengorbankan kenyamanan. What a tremendous innovation! Memberikan nilai tambah bagi gaya hidup modern.


 

Click here to follow Natali Ardianto on Instagram.

Click here to follow Lifepack on Instagram.





Previous post